Pages

Jumat, 23 Maret 2012

Google Kepincut Indonesia


Jakarta - Kabar tentang Google yang bakal membuka perwakilan di Indonesia pernah dibantah oleh Google. Namun, kabar itu kini mendekati kebenaran.
Kabar itu dilansir oleh Tech in Asia. Situs teknologi itu telah diundang untuk menghadiri pembukaan kantor Google Indonesia pada 30 Maret 2012.
Dalam undangan yang diterima Tech in Asia, Google berencana akan memperkenalkan Manajer Google Indonesia dan menjelaskan mengapa Raja Internet dunia itu akhirnya ikut terjun langsung ke Indonesia.

Ada banyak alasan mengapa Google akhirnya buka lapak di Jakarta. Salah satunya pertumbuhan jumlah pengguna Internet Indonesia yang terus meningkat. Menurut perkiraan We are Social, sebuah riset dari Singapura, pengguna Internet Indonesia mencapai 39 juta.
Di sisi lain, Nielsen menyebutkan penetrasi Internet melalui ponsel mencapai 78 persen dari populasi.

Langkah Google itu bisa dibilang agak terlambat karena sebelumnya para pemain Internet dunia seperti Yahoo! sudah lebih dulu membuka kantor perwakilan di Jakarta. Setelah itu Multiply juga menyusul. Bahkan, mereka berencana memindahkan kantor pusatnya ke Jakarta.
Kabar Google membuka kantor di Jakarta ini sudah beredar sejak Januari lalu. Namun, kala itu Senior Communications Associate Google yang berbasis di Singapura, Sana Rahman, membantah. Dia mengatakan belum ada informasi lebih lanjut tentang rencana tersebut.
"Untuk saat ini belum ada yang perlu kami publikasikan," kata Sana Rahman kepada Tempo melalui surat elektronik, Rabu, 29 Februari 2012. (Baca: Google Bantah Buka Kantor di Jakarta)
Kendati belum ada rencana atau informasi lebih jauh, Sana tak memungkiri bahwa Google selalu menjajaki peluang baru di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Kabar Google membuka kantor di Indonesia tersebar sejak Januari lalu setelah di profil Linkedin Rudy Ramawy tertera predikat sebagai Country Head at Google Indonesia. Rudy Ramawy adalah seorang lulusan University of California, Berkeley, dan pernah menjadi Direktur Programing dan Produksi di stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI).
Tanda-tanda perusahaan raksasa mesin pencari ini untuk berinvestasi di Indonesia terlihat jelas ketika Executive Chairman Google, Eric Schmidt, bertandang ke Tanah Air pada Juli 2011. Ketika itu, ia bertemu dengan Wakil Presiden Boediono dan mengungkapkan keinginan untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar